SEKILAS INFO

     » >>SELAMAT DATANG DI KECAMATAN GEGER KABUPATEN MADIUN >>
Kamis, 14 Oktober 2017 - 08:28:12 WIB
SAMPAH MEMBAWA BERKAH

Diposting oleh : Administrator
Kategori: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA - Dibaca: 60 kali

Berdirinya bank sampah Berkah Lestari dilatarbelakangi oleh permasalahan-permasalahan sampah yang ada di Desa Pagotan. Sebagian besar masyarakat tidak memiliki tempat untuk membuang sampah. Sampah-sampah rumah tangga banyak yang dibuang di sungai, di pekarangan milik orang lain dan dibuang di tempat sampah Pasar Pagotan.

Untuk mengatasi permasalahan sampah, pemerintah Desa Pagotan membuat tungku pembakaran sampah yang bias dimanfaatkan oleh warga untuk membuang sampah dan membakarnya. Dari sini muncul pemikiran terhadap sampah yang layak jual, sayang sekali bila ikut serta dibakar dalam tungku pembakaran.

November 2015 pemerintah Desa pagotan mengadakan study banding di Minggirsari Blitar terkait pengelolaan bumdes. Salah satu yang dikelola oleh bumdes di Minggirsari adalah bank sampah. Dari kegiatan study banding ini mulai ada pemikiran pengelolaan sampah layak jual.

Ummu Habibah adalah penggagas berdirinya bank sampah Berkah Lestari Desa Pagotan.  Dia mulai mencoba menerapkan sistem pengelolaan bank sampah pada peserta PKH Desa Pagotan. Peserta PKH Desa Pagotan mempunyai kegiatan rutin bulanan yang sudah terorganisir dengan baik. Penerapan sistem bank sampah dimulai pada bulan November 2016 dan mendapat respon baik dari peserta PKH desa pagotan. Hingga sekarang, bank sampah terus berkembang. Nasabahnya kini tidak hanya peserta PKH Desa Pagotan. Masyarakat Desa Pagotan antusias menyetorkan sampah layak jual ke bank sampah.

 

Dalam perkembangannya Bank Sampah memiliki Nasabah yang terus meningkat dengan Tabel sebagai berikut: 

No

Bulan

Jumlah Nasabah

1

April 2017

37 orang

2

Mei 2017

46 orang

3

Juni 2017

118 orang

4

Juli 2017

158 orang

Kegiatan Bank sampah itu dalam penanganan keuangannya bekerjasama dengan Bank BTPN. dalam hal ini mulai dari penjualan ditangani oleh kelompok, kemudian selanjutnya keuangan langsung disetorkan ke BTPN yang kemudian langsung masuk ketabungan tiap Nasabah. Adapun cara melihat jumlah Tabungan bagi Nasabah Bank Sampah cukup dengan menggunakan Hand Phone (HP)