SEKILAS INFO

     » >>SELAMAT DATANG DI KECAMATAN GEGER KABUPATEN MADIUN >>
Kamis, 14 Desember 2017 - 17:14:35 WIB
SOSIALISASI BUMDES DAN JENIS USAHA BUMDES

Diposting oleh : Administrator
Kategori: PEMERINTAHAN - Dibaca: 257 kali

Sebenarnya, UU No 6/2014 tentang Desa menyediakan badan usaha milik desa (bumdes) sebagai instrumen pemerintah desa guna mengelola pendapatan secara produktif. yang bisa membantu PADesa dalam mendukung pembangunan ditingkat Desa.

Bumdes merupakan salah satu lembaga ekonomi yang diharapkan dapat menjadi salah satu yang berkontribusi pada sumber pendapatan desa. Namun keberadaan Bumdes perlu mendapatkan justifikasi hukum yang pasti. Ketentuan pada UU Pemerintahan Daerah jelas menyebutkan bahwa Bumdes merupakan badan hukum. Satu pertanyaan yang muncul adalah : bagaimanakah mengidentifikasi Bumdes sebagai badan hukum? Untuk dapat menjawab hal tersebut, maka harus merujuk secara spesifik pada Undang-Undang Desa dan peraturan pelaksanaannya yaitu Peraturan Pemerintah No. 43 Tahun 2014 (PP Desa). Dalam UU Desa dan juga PP Desa disebutkan bahwa Badan Usaha Milik Desa, yang selanjutnya disebut BUM Desa, adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan Desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesarbesarnya kesejahteraan masyarakat Desa.

Pada Hari Kamis tanggal 14 Desember 2017, Kecamatan Geger mengadakan Sosialisasi dan cara Pendirian BUMDes dengan kerjasama dengan BNI. Dalam Hal ini pihak desa di Fasilitasi oleh BNI dalam Hal pengadaan Jenis Usaha. Jenis usaha yang ditawarkan oleh pihak BNI adalah pembukaan PERTAMINI dan Kios Pupuk Agen 46.

"PERTAMINI disini berupa penjualan bahan bakar Minyak yang sesuai dengan standart PERTAMINA dalam hal harga penjualan. Hal ini bisa karena Pihak BNI langsung bekerjasama dengan pihak PERTAMINA dalam hal pengadaan alat penjualan dan bahan Bakar Minyak langsung di pasok oleh PLN" penjelasan dari bapak YUNUS selaku pimpinan BNI Cabang Madiun.

"Selain itu juga ada KUR untuk para Petani, dimana para petani difasilitasi masalah pengadaan Pupuk. Pengadaan Pupuk disini langsung didistribusikan ke Kios GAPOKTAN / POKTAN desa setempat. Untuk membeli pupuk maka semua petani wajib memiliki Kartu Petani. Kartu Petani disni adalah seperti kartu ATM, dimana harus di isi uang untuk bisa membeli pupuk ke Distributor Pupuk. Nanti kartu yang sudah diisi uang dalam tabungannya langsung tinggal gesek untuk membeli Pupuk", Pungkas Bapak YUNUS.

Semoga dengan adanya BUMDES menjadi tambahan yang baik untuk Pertambahan Pendapatan AsLi DESA, sehingga masyarakat menjadi makmur.

(14/12/2017. SUD)